Rabu, 01 April 2015

Cukup Hanya Tersenyum

Jumat , 08-februari-2013

seminggu berlalu dari kecelakaan itu , kondisi kaki ku sudah mulai

sedikit membaik , setidaknya kaki ini sudah bisa sedikit di gerakan .

Qnoy si kaki empat haha mungkin panggilan itu yg pantas di lontarkan

ketika orang-orang melihat ku berjalan dengan 2 kaki dan 2 tongkat .

Aku cuma bisa tersenyum bila mendengar panggilan itu :)

memang sedikit sulit berjalan dengan di bantu 2 tongkat , tapi itu

sangat membanti ku saat dalam keadaan seperti ini.

Ini adalah pilihan , antara lumpuh dan sehat kembali .

Aku tau Ini bukan mimpi , ini kenyataan yg sudah benar-benar terjadi .

Semua tak dapat di sesali , karena ini emang adalah ulah ku.

Kini ku anggap semua yg terjadi menimpa ku ini adalah sebuah

perjuangan , sebuah pengorbanan untuk someone.

Lumuran darah di kaki , belitan perban , dan tidak bisa berjalan

kurasa ini memang tidak salah jika dikatakan sebuah pengorbanan.

Tapi , satu hal yg membuat keadaan ini menjadi sangat menyedihkan.

Setelah apa yg kurasa semua ini aku lakuin untuk dia.

Tapi dia tersebut sangat sulit untuk melakukan pengorbanan untuk ku.

Bahkan untuk menjenguk ku sajah dia harus berpikir 1000 x terlebih dahulu.

Sungguh ironis.

Memang menyakitkan sekaligus menyedihkan.

Tapi aku percaya , itu semua dia lakuin karena ada alasan tertentu .

Aku gak boleh egois !!!

Cukup tersenyum melihat semua ini :)

0 komentar:

Posting Komentar